Free Web Hosting Provider - Web Hosting - E-commerce - High Speed Internet - Free Web Page
Search the Web

---- Pusat Kegiatan Aliansi Keluarga Mahasiswa Islam -----               ----- Pusat Kegiatan Alkamil FMIPA Universitas Riau -----            ----- Berjuang dan Berprestasi dengan Ridho Allah -----

  Pusat Kegiatan Alkamil Taujihat  

 

Taujihat by Yuyun Wahyudi*  ---- Bahaya Putusnya Tali Silaturahim

Kamis, 17 Juli 2003.

PK Alkamil - "Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara. Karena itu, damaikanlah antara kedua Saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat" (QS. Al Hujurat : 10).

Silaturahmi merupakan wujud iman kita kepada Allah dan hari akhir, dan dasar tegaknya Islam. Allah menyuruh kita untuk saling mengenal dan berbuat baik dengan sesama (An-Nisa : 36). Dengan demikian, akan terwujud rasa kasih sayang yang terjalin dalam jalinan ukhuwah Islamiyah. Apalagi antar aktivis da'wah, silaturahim sangatlah penting. Nikmatnya ukhuwah akan terasa bila sesama kita juga mengerti akan penting saling membantu dalam kebaikan, secara bersama memecahkan masalah yang secara individu mungkin sulit dicari jalan keluarnya. Itulah yang kita harapkan. Bahkan semua orang merindukannya.

 

Semua orang memiliki karakter tersendiri. Tidak sama. Walaupun mereka kembar siam, tapi sifat dan kepribadian tetap masing-masing. Oleh karena itu, adalah hal yang wajar bila perselisihan bisa terjadi antar sesama kita. Apalagi tanpa dibentengi oleh iman yang kokoh. Perbedaan pendapat, mementingkan diri sendiri atau golongan, merupakan sebagian dari awal perpecahan. Dalam tingkat organisasi, biasanya masalah keuangan menjadi isu sentral dalam pembicaraan. Kemana ini perginya, apa gunanya, apa itu pemborosan, dan segudang pertanyaan lain yang selalu melakukan pembenaran bukan menegakkan kebenaran.

 

Dampak yang ditimbulkan bila silaturahim diantara kita putus, sangatlah besar, baik di dunia maupun di akhirat kelak. Di antaranya adalah sebagai berikut :

  1. Segala amalnya tidak berguna dan tidak berpahala. Walaupun kita telah beribadah dengan penuh keikhlasan, siang dan malam, tetapi bila kita masih memutus tali silaturahim dan menyakiti hati orang-orang Islam yang lain, maka amalannya tidak ada artinya di sisi Allah SWT.

  2. Amalan shalatnya tidak berpahala. Sabda Rasulullah SAW : "Terdapat 5 (lima) macam orang yang shalatnya tidak berpahala, yaitu : isteri yang dimurkai suami karena menjengkelkannya, budak yang melarikan diri, orang yang mendemdam saudaranya melebihi 3 hari, peminum khamar dan imam shalat yang tidak disenangi makmumnya."

  3. Rumahnya tidak dimasuki malaikat rahmat. Sabda Rasulullah SAW : "Sesungguhnya malaikat tidak akan turun kepada kaum yang didalamnya ada orang yang memutuskan silaturahmi."

  4. Orang yang memutuskan tali silaturahmi diharamkan masuk surga. Sabda Rasulullah SAW : " Terdapat 3 (tiga) orang yang tidak akan masuk surga, yaitu : orang yang suka minum khamar, orang yang memutuskan tali silaturahmi dan orang yang membenarkan perbuatan sihir."

Oleh karena itu, marilah kita sesama muslim untuk saling memaafkan. Walaubagaimanapun, dosa kepada Allah, kita bisa langsung minta ampun dan bertaubat kepada-Nya. Tetapi dosa kita kepada manusia, Allah belum memberikan ampun sebelum kita meminta maaf kepada orang yang bersangkutan (yang disakiti).

*Ketua Dewan Pembina Pusat Kegiatan Alkamil

 


Lainnya....

 

Shalat Khusyu dan Ciri-cirinya

Buletin Islami KINETIK Pusat Kegiatan Alkamil FMIPA Unri


Copyright @ 2003. All Right Reserved. | Home | Contact Us |