Free Web Hosting Provider - Web Hosting - E-commerce - High Speed Internet - Free Web Page
Search the Web

---- Pusat Kegiatan Aliansi Keluarga Mahasiswa Islam -----               ----- Pusat Kegiatan Alkamil FMIPA Universitas Riau -----            ----- Berjuang dan Berprestasi dengan Ridho Allah -----

  Pusat Kegiatan Alkamil News  

 

News  ---- Penghargaan Nobel Bidang Kimia

Kamis, 17 Juli 2003.

PK Alkamil - Hadiah nobel untuk bidang kimia tahun 2002 diberikan kepada tiga ilmuwan, peneliti protein dan fungsinya. Mereka dinilai memberikan landasan bagi ilmu biologi modern. Dengan itu, dapat dikembangkan obat-obatan super untuk penyakit kanker serta penyakit akibat perubahan fungsi protein, seperti alzheimer dan penyakit sapi gila BSE.

 

Ketiga peneliti yang mendapat hadiah nobel bidang kimia tersebut adalah Kurt Wuthrich dari Swiss, John Fenn dari Amerika Serikat dan Koichi Tanaka dari Jepang. Akademi ilmu pengetahuan kerajaan Swedia menilai ketiga ilmuwan tersebut, dengan penelitiannya untuk mengidentifikasi protein dan fungsinya, telah meletakkan dasar baru bagi ilmu biologi modern.

 

Penelitian ketiga ilmuwan tersebut dapat memperbaiki pengawasan bahan pangan serta diagnosa dini penyakit kanker payudara dan kanker prostata. Selain itu, digabung dengan pengetahuan genome manusia, diharapkan dapat dikembangkan obat-obatan modern untuk berbagai penyakit. Wuthrich mengembangkan "spektroskopi resonansi inti medan magnet, untuk menentukan struktur tiga dimensi molekul biologis makro". Dengan metode itu, dimungkinkan pelacakan sebuah molekul protein biologis, analisisnya secara rinci serta gambaran tiga dimensinya. Tanaka dan Fenn dinyatakan berprestasi dalam pengembangan metode "desorpsi-ionisasi untuk analisis spektrometri massa dari molekul biologis makro".

 

Ketua komisi hadiah nobel bidang kimia, Bengt Norden, mengatakan bahwa hasil penelitian ketiga ilmuwan tersebut merupakan landasan untuk menemukan obat-obatan baru penyembuh penyakit kanker di masa depan. Tanpa penemuan tersebut, mustahil berkembang ilmu farmasi modern. Ketiganya mendorong pengembangan cabang keilmuan baru yang dinamakan "proteomics", yakni kajian mengenai protein. Dengan landasan itu, diharapkan dapat dikembangkan obat-obatan baru untuk penyakit akibat mutasi protein seperti alzheimer dan penyakit sapi gila BSE.

 

 


Lainnya...

 

Penyambutan Mahasiswa PBUD FMIPA 2003

Dekanat FMIPA Tak Siap Menyambut Mahasiswa PBUD FMIPA

Serba-Serbi SPMB 2003

UKMI Ar-Royyan taja Sajian Spesial for PBUD 2003

Buletin Islami KINETIK Pusat Kegiatan Alkamil FMIPA Unri


Copyright @ 2003. All Right Reserved. | Home | Contact Us |